Modal usaha bagi kelompok usaha kecil merupakan permasalahan yang cukup pelik. Tidak hanya menghambat kelangsungan bisnis tetapi bisa mejadi penyebab gagalnya usaha yang tengah dirintis. Bank Rakyat Indonesia (BRI) memiliki komitment untuk membantu mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu bentuk komitment itu adalah dengan dibukanya Kredit untuk Modal usaha bagi UMK dan koperasi yang disebut dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR ). KUR ini merupakan alternatif bagi Usaha Kecil, Mikro dan Koperasi untuk mendapatkan modal usaha. Kendala yang seringkali dihadapi oleh pengusaha Kecil, Mikro dan Koperasi adalah masalah permodalan di dalam mengembangkan usahanya.
Karena itulah Bank BRI melalui Kredit Usaha Rakyat ini bermaksud memberikan kemudahan akses yang lebih besar bagi para pelaku usaha mikro,kecil, menengah dan koperasi, yang sudah feasible tetapi belum bankable mendapatkan modal usaha. Pinjaman modal usaha ini merupakan alternatif yang cocok bagi UMKM.
Biasanya Pihak Bank agak sulit untuk memberikan kredit modal usaha bagi kelompok ini,dengan pertimbangan-pertimbangan usaha yang belum bankable dan UMK dianggap memiliki resiko yang cukup tinggi bagi bank. Dengan pemberian kredit modal usaha ini diharapkan akan meningkatkan akses pembiayaan dan mengembangkan UMKM dan Koperasi kepada Lembaga Keuangan Implikasi lebih jauh kucuran kredit ini akan dapat mempercepat pengembangan Sektor Riil dan Pemberdayaan usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi. Pada kenyataannya berkembangnya Usaha Kecil, Mikro dan koperasi mampu menyerap tenaga kerja yang sangat besar, harapan lebih jauh dengan modal usaha melalui KUR angka pengangguran dan angka kemiskinan dapat dikurangi. Mempermudah penyaluran modal usaha bagi rakyat diharapkan mampu mendorong tumbuhnya ekonomi secara significant.
Pada dasarnya, KUR merupakan modal kerja dan kredit investasi yang disediakan secara khusus untuk unit usaha produktif melalui program penjaminan kredit. Perseorangan, kelompok atau koperasi dapat mengakses program ini dengan kredit maksimum Rp 500 juta. Sumber dana adalah bank yang ditunjuk dengan tingkat bunga maksimum 16 persen per tahun. Persentase kredit yang dijamin adalah 70 persen dari alokasi total kredit yang disedikan oleh bank tersebut. Masa pinjam kredit untuk modal kerja maksimum 3 tahun dan 5 tahun untuk investasi. Untuk agribisnis, bidang usaha yang layak adalah input produksi hingga penyediaan alat dan mesin pertanian, aktivitas on-farm, dan pengolahan dan pemasaran hasil-hasil pertanian.
Ada tiga Skim yang dapat dilayani oleh Kredit Usaha Rakyat (KUR) ini yaitu :
Pertama,KUR Ritel
Untuk KUR Ritel, Modal usaha dengan plafond Rp. 5 Juta s/d Rp. 500 juta dapat di layani Kantor cabang BRI dan Kantor Cabang Pembantu.
Kedua,KUR MIKRO
Untuk KUR Mikro , Modal Usaha dengan plafond dibawah Rp. 5 juta, dapat dilayani oleh BRI Unit.
Ketiga, KUR Linkage
KUR Linkage, ditujukan untuk BKD, KSP/USP, BMT, LKM lainnya dapat dilayani di Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu.
Plafond kredit Rp. 5 Juta s/d Rp. 500 juta. Pinjaman LKM ke end user maksimal Rp. 5 juta.
Adapun Ketentuan-ketentuan pengajuan kredit modal usaha KUR ini adalah sebagaui berikut:
Ketentuan Umum KUR
| Keterangan |
Persyaratan |
| Calon Debitur |
Individu (Perorarangan/badan hukum), Kelompok, Koperasi yang melakukan usaha produktif yang layak |
| Lama Usaha |
Minimal 6 bulan |
| Besar Kredit |
Maksimal Rp. 500 juta |
| Bentuk Kredit |
KMK Menurun – maksimal 3 tahun
KI – maksimal 5 tahun |
| Suku Bunga |
Efektif maksimal 16 % pa |
| Perijinan |
S/d Rp. 100 juta : SIUP, TDP & SITU arau Surat Keterangan Usaha dari Lurah/ Kepala Desa
> Rp. 100 juta : Minimal SIUP atau sesuai ketentuan yang berlaku |
| Legalitas |
Individu : KTP & KK
Kelompok : Surat Pengukuhan dari Instansi terkait atau Surat
Keterangan dari kepala Desa / Kelurahan atau Akte
Notaris
Koperasi / Bdan Usaha Lain : Sesuai ketentuan yang berlaku |
| Agunan |
Pokok : Dapat hanya berupa agunan Pokok apabila sesuai keyakinan Bank
Proyek yang dibiayai cashflownya mampu memenuhi seluruh
kewajiban kepada bank (layak
Tambahan : Al Seperti tanah/bangunan/Kendaraan (tidak wajib dipenuhi) |
Ketentuan Umum KUR MIKRO
| Keterangan |
Persyaratan |
| Calon Debitur |
Individu yang melakukan usaha produktif yang layak |
| Lama Usaha |
Minimal 6 bulan |
| Besar Kredit |
Maksimal Rp. 5 juta |
| Jenis Kredit |
KMK atau KI Menurun maksimal 3 tahun |
| Suku Bunga |
Efektif maksimal 1,125 % flate rate per bulan |
| Prov & adm |
Tidak dipungut |
| Legalitas |
KTP & KK |
| Agunan |
Pokok : Dapat hanya berupa agunan Pokok apabila sesuai keyakinan Bank Proyek yang dibiayai cashflownya mampu memenuhi seluruh kewajiban kepada bank (layak)
Tambahan : Al Seperti tanah/bangunan/Kendaraan (tidak wajib dipenuhi) |
Ketentuan KUR Linkage Program
| Keterangan |
Persyaratan |
| Calon Debitur |
BKD, KSP/USP, BMT & LKM Lainnya & tidak mempunyai tunggakan |
| Lama Usaha |
Minimal 6 bulan |
| Besar Kredit |
Maksimal Rp. 500 juta
Pinjaman BKD, KSP/USP, BMT, LKM ke end user maks Rp. 5 juta |
| Jenis Kredit |
KMK Menurun maksimal 3 tahun |
| Suku Bunga |
Efektif maksimal 16 % pa. |
| Prov & adm |
Tidak dipungut |
| Legalitas |
AD/ART
Memiliki Ijin usaha dari yang berwenang
Pengurus aktif |
| Agunan |
Pokok : Piutang kepada nasabah
Tambahan : Al Seperti tanah/bangunan/Kendaraan (tidak wajib dipenuhi) |
Sumber Bank BRI
Incoming search terms:
- bagaimana dapat modal usaha
- syarat pinjaman kur di bukopin
- pinjaman untuk mengembangkan usaha
- pinjaman modal usaha kecil bri
- pinjaman maksimal kredit kur bri mikro
- pinjaman kur bri
- pinjaman KUR
- permasalahan bank BRI mikro
- pembiayaan modal usaha kambing
- kur bri