<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wahana usaha</title>
	<atom:link href="http://wahanausaha.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wahanausaha.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Dec 2011 10:16:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Media Tanaman Hias</title>
		<link>http://wahanausaha.com/media-tanaman-hias</link>
		<comments>http://wahanausaha.com/media-tanaman-hias#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 10:16:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahanausaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Media Tanaman Hias]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wahanausaha.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Media tanaman hias merupakan tempat untuk tumbuhya tanaman hias yang ingin kita pelihara, oleh karena itu media tanaman hias harus sesuai dengan kebutuhan masing &#8211; masing tanaman hias. Sesuai dengan kebutuhannya, pada umumnya media tanaman hias dapat dibedakan menjadi beberapa kreteria yakni: tanaman yang suka kering (xerofit), tanaman yang suka agak lembab (mesofit) tanaman yang]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media tanaman hias</strong> merupakan tempat untuk tumbuhya tanaman hias yang ingin kita pelihara, oleh karena itu <strong>media tanaman hias</strong> harus sesuai dengan kebutuhan masing &#8211; masing tanaman hias. Sesuai dengan kebutuhannya, pada umumnya <strong>media tanaman hias</strong> dapat dibedakan menjadi beberapa kreteria yakni:</p>
<ol>
<li>tanaman yang suka kering (xerofit),</li>
<li>tanaman yang suka agak lembab (mesofit)</li>
<li>tanaman yang suka lembab (hidrofit). seperti Anthurium termasuk tanaman yang suka media agak lembab. <span id="more-67"></span></li>
</ol>
<p>Untuk itu <strong>media tanaman hias</strong> harus diambil dari bahan-bahan yang mamapu menahan air dengan baik tetapi tidak terlalu jenuh air.</p>
<p><strong>Pakis Sebagai Media Dasar</strong><br />
Dalam menetapkan media tanam dalam suatu tanaman, khususnya tanaman hias maka sebagai dasar pertimbangan utama adalah habitat aslinya saat tanaman tersebut masih tumbuh di alam. Habitat asli di hutan untuk tanaman Anthurium adalah bonggol kayu sisa tebangan atau kayu roboh yang sudah membusuk. Untuk itu maka media dasar yang untuk pembudidayaan tanaman Anthurium ini adalah pakis.<br />
Pakis merupakan pohon jenis palm, pohon pakis mempunyai batang yang berserat kasar. Batang pakis yang telah ditebang dan diproses maka akan dihasilkan potongan-potongan serat yang sangat cocok untuk pertumbuhan Anthurium.</p>
<p>Sifat media pakis ini adalah ringan, sangat porous dan mampu menahan air dengan baik. Bila disiram air, kondisi media pakis akan mampu mempertahankan kelembaban tetapi tidak jenuh air. Disamping itu, porousitas yang baik akan mampu memberikan susunan udara (aerasi) yang baik. Aerasi sangat dipengaruhi oleh susunan pori makro pada media. Media pakis, karena tersusun dari serat-serat kayu yang kasar maka susunan pori makronya sangat baik.</p>
<p>Anthurium merupakan jenis tanaman yang mempunyai perakaran yang banyak. Bila diukur pertumbuhan akar akan jauh lebih tinggi disbanding pertumbuhan bagian tanamn di atas tanah (daun, bunga, dan buah). Sehingga keremahan media menjadi penting diperhatikan. Keremahan media merupakan suatu kodisi yang menetukan mudah tidaknya akar menembus media tanam. Media yang remah artinya media memberikan kondisi yang mudah untuk akar menembusnya. Media pakis merupakan media yang sangat remah karena bentuknya yang halus dan sangat lunak sehingga akar tanaman Anthurium mudah untuk menembusnya.</p>
<p>Media yang baik akan memberikan suasana yang baik pula untuk pertumbuhan dan kesehatan akar. Akar Anthurium yang sehat bercirikan dengan akar yang berwarna putih. Akar yang tidak sehat akan berwarna cokelat kehitaman. Bila media tidak porous maka kebanyakan kar akan membusuk. Sebagai akibatnya tanaman tidak akan tumbuh dengan baik.</p>
<p><strong>TIPS</strong><br />
Susunan air (drainase) dan susunan udara (aerase) pada media merupakan hal yang sangat penting diperhatikan. Lebih-lebih untuk tanaman hias yang suka media kering dan suka media agak lembab. Kunci kesehatan tanaman dan pertumbuhan tanaman yang baik sebenarnya terletak pada media. Apabila kita sudah mendapatkan media yang cocok bagi suatu jenis tanaman maka perawatan dan pemeliharaan selanjutnya akan menjadi lebih mudah. Media yang kurang baik akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman terhambat dan menjadikan tanamn kurang sehat.</p>
<p><strong>Perlukah Campuran?</strong><br />
Anthurium merupakan jenis tanaman yang tiadak rakus pada unsure hara. Di habitat aslinya mereka sudah mampu tumbuh dengan baik hanya di bonggol kayu bekas tebangan yang sudah membusuk dan dengan siraman air hujan. Seperti telah kita ketahui bahwa air hujan sudah cukup mengandung unsur nitrogen. Oleh sebab itu campuran pupuk kandang atau bahan organik lain yang ditambahkan ke dalam media pakis cukup sedikit saja. Kira-kira 10% dari volume media pakis sudah cukup.</p>
<p>Pupuk yang sering dipakai sebagai bahan campuran media pakis adalah pupuk kandang dan organik. Pupuk kandang yang dapat digunakan adalah pupuk kandang sapi, pupuk kandang kerbau, pupuk kandang kambing dan pupuk kandang ayam. Dari hasil pengamatan secara praktek diperoleh gambaran bahwa pupuk yang lebih baik adalah pupuk kandang sapi dibanding pupuk kandang yang lain.</p>
<p>Sedangkan pupuk organik yang cocok digunakan sebagai campuran antara lain pupuk organik dari dedaunan kaliandra, pupuk organik dari seresah daun bambu dan cocopit. Penggunaan pupuk kandang dan pupuk organik harus benar-benar dari pupuk yang sudah masak dan bentuknya sangat lembut, sehingga perlu dilakukan penyaringan terlebih dahulu sebelum dipakai sebagai campuran media.</p>
<p>Ketersediaan pakis sebagai bahan media dasar untuk budidaya Anthurium semakin hari semakin berkurang. Hal ini karena semakin berkembangnya peminat dan penggemar Anthuirium. Untuk itu perlu dikaji bahan-bahan lain yang dapat dimanfaatkan sebagai pengganti media pakis. Untuk hal itu bisnis media tanam Anthurium masih terbuka luas dan bisnis media ini jiga cukup menjanjikan. Pada umumnya para penggemar tanaman, bahkan ditingkat nursery pun tidak mampu dan mau meramu sendiri media tanam ini.</p>
<p><strong>Beberapa Campuran Media untuk Athurium</strong></p>
<table width="100%" border="0" cellspacing="1" cellpadding="5" bgcolor="#999999">
<tbody>
<tr>
<td rowspan="2" valign="top" bgcolor="#E7FACE" width="20%">Bahan</td>
<td colspan="4" align="center" bgcolor="#E7FACE"><strong>Presentase Penggunaan Campuran Media %</strong></td>
</tr>
<tr>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE" width="20%" height="32">Alternatif 1</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE" width="20%">Alternatif 2</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE" width="20%">Alternatif 3</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE" width="20%">Alternatif 4</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#E7FACE">Pakis</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE">90</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE">90</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE">90</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE">90</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#E7FACE">Pupuk Kandang</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE">5</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE">0</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE">5</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE">5</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#E7FACE">Kompos Kaliandra</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE">5</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE">10</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE">0</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE">0</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#E7FACE">Kompos daun bambu</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE">0</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE">0</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE">5</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE">0</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#E7FACE">Cocopit</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE">0</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE">0</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE">0</td>
<td align="center" bgcolor="#E7FACE">5</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Penanaman </strong><br />
Bahan tanam dapat berupa bibit dari bagian vegetatifnya(seperti tunas, anakan, bonggol dan potongan tanaman induk) atau bibit hasil persemaian dari biji. Berikut langkah-langkah penanaman.</p>
<table width="100%" border="0" cellspacing="1" cellpadding="5" bgcolor="#999999">
<tbody>
<tr valign="top">
<td bgcolor="#E7FACE" width="33%"><img src="http://duniaflora.com/anthurium_img/anturium9.jpg" alt="" /></td>
<td bgcolor="#E7FACE" width="33%"><img src="http://duniaflora.com/anthurium_img/anturium10.jpg" alt="" /></td>
<td bgcolor="#E7FACE" width="33%"><img src="http://duniaflora.com/anthurium_img/anturium11.jpg" alt="" /></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td bgcolor="#E7FACE"><strong>a.</strong> siapkan pot dengan ukuran yang sesuai dengan besarnya bahan tanaman</td>
<td bgcolor="#E7FACE"><strong>b.</strong> siapkan media tanam. Rendam media pada larutan fungisida (dengan konsentrasi sesuai anjuran) kurang lebih 5-10 menit, kemudian angkat dan tiriskan media.</td>
<td bgcolor="#E7FACE"><strong>c.</strong> isi pot dengan media setengah sampai dua per tiga bagian</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td bgcolor="#E7FACE"><img src="http://duniaflora.com/anthurium_img/anturium12.jpg" alt="" /></td>
<td bgcolor="#E7FACE"><img src="http://duniaflora.com/anthurium_img/anturium13.jpg" alt="" /></td>
<td bgcolor="#E7FACE"><img src="http://duniaflora.com/anthurium_img/anturium14.jpg" alt="" /></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td bgcolor="#E7FACE"><strong>d.</strong> tanam bahan tanaman, usahakan akar tanaman tidak rusak</td>
<td bgcolor="#E7FACE"><strong>e.</strong> bumbun tanaman sampai memenuhi pot.</td>
<td bgcolor="#E7FACE"><strong>f.</strong> pastikan akar tanaman sudah tertanam dengan baik, kemudian siram media sampai basah semua</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<div id="fcbk_share"><div class="fcbk_like">
										<div id="fb-root"></div>
										<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#appId=224313110927811&amp;xfbml=1"></script>
										<fb:like href="http://wahanausaha.com/media-tanaman-hias" send="false" layout="button_count" width="450" show_faces="false" font=""></fb:like>
									</div></div><h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>media tanaman hias</li><li>tanaman mesofit</li><li>tumbuhan xerofit</li><li>mesofit</li><li>tanaman xerofit</li><li>tumbuhan media serat</li><li>tumbuhan mesofit</li><li>susunan media tanam dalam pot</li><li>contoh tanaman mesofit</li><li>pohon pakis untuk media tanaman</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wahanausaha.com/media-tanaman-hias/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Modal Usaha Dari KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) BRI</title>
		<link>http://wahanausaha.com/modal-usaha-dari-kredit-usaha-rakyat-kur-bri</link>
		<comments>http://wahanausaha.com/modal-usaha-dari-kredit-usaha-rakyat-kur-bri#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Dec 2011 09:57:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahanausaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Modal Usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wahanausaha.com/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[Modal usaha bagi kelompok usaha kecil merupakan permasalahan yang cukup pelik. Tidak hanya menghambat kelangsungan bisnis tetapi bisa mejadi penyebab gagalnya usaha yang tengah dirintis.  Bank Rakyat Indonesia (BRI) memiliki komitment untuk membantu mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu bentuk komitment itu adalah dengan dibukanya Kredit untuk Modal]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Modal usaha</strong> bagi kelompok usaha kecil merupakan permasalahan yang cukup pelik. Tidak hanya menghambat kelangsungan bisnis tetapi bisa mejadi penyebab gagalnya usaha yang tengah dirintis.  <strong>Bank Rakyat Indonesia</strong> <strong>(BRI)</strong> memiliki komitment untuk membantu mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu bentuk komitment itu adalah dengan dibukanya <strong>Kredit untuk Modal usaha bagi UMK</strong> dan <strong>koperasi </strong>yang disebut dengan <strong>Kredit Usaha Rakyat (KUR </strong>). KUR ini merupakan alternatif bagi Usaha Kecil, Mikro dan Koperasi untuk mendapatkan modal usaha. Kendala yang seringkali dihadapi oleh pengusaha Kecil, Mikro dan Koperasi adalah masalah permodalan di dalam mengembangkan usahanya.<span id="more-93"></span></p>
<p>Karena itulah Bank BRI melalui Kredit Usaha Rakyat ini bermaksud memberikan kemudahan akses yang lebih besar bagi para pelaku usaha mikro,kecil, menengah dan koperasi, yang sudah <em>feasible</em> tetapi belum <em>bankable</em> mendapatkan modal usaha. Pinjaman modal usaha ini merupakan alternatif yang cocok bagi UMKM.<br />
Biasanya Pihak Bank agak sulit untuk memberikan kredit modal usaha bagi kelompok ini,dengan pertimbangan-pertimbangan usaha yang belum bankable dan UMK dianggap memiliki resiko yang cukup tinggi bagi bank. Dengan pemberian kredit modal usaha ini diharapkan akan meningkatkan akses pembiayaan dan mengembangkan UMKM dan Koperasi kepada Lembaga Keuangan Implikasi lebih jauh kucuran kredit ini akan dapat mempercepat pengembangan Sektor Riil dan Pemberdayaan usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi. Pada kenyataannya berkembangnya Usaha Kecil, Mikro dan koperasi mampu menyerap tenaga kerja yang sangat besar, harapan lebih jauh dengan modal usaha melalui KUR angka pengangguran dan angka kemiskinan dapat dikurangi. Mempermudah penyaluran modal usaha bagi rakyat diharapkan mampu mendorong tumbuhnya ekonomi secara significant.</p>
<p>Pada dasarnya, KUR merupakan modal kerja dan kredit investasi yang disediakan secara khusus untuk unit usaha produktif melalui program penjaminan kredit. Perseorangan, kelompok atau koperasi dapat mengakses program ini dengan kredit maksimum Rp 500 juta. Sumber dana adalah bank yang ditunjuk dengan tingkat bunga maksimum 16 persen per tahun. Persentase kredit yang dijamin adalah 70 persen dari alokasi total kredit yang disedikan oleh bank tersebut. Masa pinjam kredit untuk modal kerja maksimum 3 tahun dan 5 tahun untuk investasi. Untuk agribisnis, bidang usaha yang layak adalah input produksi hingga penyediaan alat dan mesin pertanian, aktivitas on-farm, dan pengolahan dan pemasaran hasil-hasil pertanian.<br />
Ada tiga Skim yang dapat dilayani oleh Kredit Usaha Rakyat (KUR) ini yaitu :<br />
<strong>Pertama,KUR Ritel</strong><br />
Untuk KUR Ritel, Modal usaha dengan  plafond Rp. 5 Juta s/d Rp. 500 juta  dapat di layani Kantor cabang BRI dan Kantor Cabang Pembantu.</p>
<p><strong>Kedua,KUR MIKRO</strong><br />
Untuk KUR Mikro , Modal Usaha  dengan plafond dibawah Rp. 5 juta, dapat dilayani oleh BRI Unit.</p>
<p><strong>Ketiga, KUR Linkage</strong><br />
KUR Linkage, ditujukan untuk BKD, KSP/USP, BMT, LKM lainnya dapat dilayani di Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu.<br />
Plafond kredit Rp. 5 Juta s/d Rp. 500 juta. Pinjaman LKM ke end user maksimal Rp. 5 juta.</p>
<p>Adapun Ketentuan-ketentuan pengajuan kredit modal usaha KUR ini adalah sebagaui berikut:</p>
<p><strong>Ketentuan Umum KUR</strong></p>
<table width="500" border="1" cellspacing="1" cellpadding="1">
<tbody>
<tr>
<td><strong>Keterangan</strong></td>
<td><strong>Persyaratan</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>Calon Debitur</td>
<td>Individu (Perorarangan/badan hukum), Kelompok, Koperasi yang melakukan usaha produktif yang layak</td>
</tr>
<tr>
<td>Lama Usaha</td>
<td>Minimal 6 bulan</td>
</tr>
<tr>
<td>Besar Kredit</td>
<td>Maksimal Rp. 500 juta</td>
</tr>
<tr>
<td>Bentuk Kredit</td>
<td>KMK Menurun  – maksimal 3 tahun<br />
KI – maksimal 5 tahun</td>
</tr>
<tr>
<td>Suku Bunga</td>
<td>Efektif maksimal 16 % pa</td>
</tr>
<tr>
<td>Perijinan</td>
<td>S/d Rp. 100 juta : SIUP, TDP &amp; SITU arau Surat Keterangan Usaha dari Lurah/ Kepala Desa<br />
&gt; Rp. 100 juta : Minimal SIUP atau sesuai ketentuan yang berlaku</td>
</tr>
<tr>
<td>Legalitas</td>
<td>Individu        : KTP &amp; KK<br />
Kelompok    : Surat Pengukuhan dari Instansi terkait atau Surat<br />
Keterangan dari kepala Desa / Kelurahan atau Akte<br />
Notaris<br />
Koperasi / Bdan Usaha Lain : Sesuai ketentuan yang berlaku</td>
</tr>
<tr>
<td>Agunan</td>
<td>Pokok         : Dapat hanya berupa agunan Pokok apabila sesuai keyakinan Bank<br />
Proyek yang dibiayai cashflownya mampu memenuhi seluruh<br />
kewajiban kepada bank (layak<br />
Tambahan : Al Seperti tanah/bangunan/Kendaraan (tidak wajib dipenuhi)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Ketentuan Umum KUR MIKRO</strong></p>
<table width="500" border="1" cellspacing="1" cellpadding="1">
<tbody>
<tr>
<td><strong>Keterangan</strong></td>
<td><strong>Persyaratan</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>Calon Debitur</td>
<td>Individu yang melakukan usaha produktif yang layak</td>
</tr>
<tr>
<td>Lama Usaha</td>
<td>Minimal 6 bulan</td>
</tr>
<tr>
<td>Besar Kredit</td>
<td>Maksimal Rp. 5 juta</td>
</tr>
<tr>
<td>Jenis Kredit</td>
<td>KMK atau KI Menurun   maksimal 3 tahun</td>
</tr>
<tr>
<td>Suku Bunga</td>
<td>Efektif maksimal 1,125 % flate rate per  bulan</td>
</tr>
<tr>
<td>Prov &amp; adm</td>
<td>Tidak dipungut</td>
</tr>
<tr>
<td>Legalitas</td>
<td>KTP &amp; KK</td>
</tr>
<tr>
<td>Agunan</td>
<td>Pokok         : Dapat hanya berupa agunan Pokok apabila sesuai keyakinan Bank Proyek yang dibiayai cashflownya mampu memenuhi seluruh kewajiban kepada bank (layak)<br />
Tambahan : Al Seperti tanah/bangunan/Kendaraan (tidak wajib dipenuhi)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Ketentuan KUR Linkage Program</strong></p>
<table width="500" border="1" cellspacing="1" cellpadding="1">
<tbody>
<tr>
<td><strong>Keterangan</strong></td>
<td><strong>Persyaratan</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>Calon Debitur</td>
<td>BKD, KSP/USP, BMT &amp; LKM Lainnya &amp; tidak mempunyai tunggakan</td>
</tr>
<tr>
<td>Lama Usaha</td>
<td>Minimal 6 bulan</td>
</tr>
<tr>
<td>Besar Kredit</td>
<td>Maksimal Rp. 500  juta<br />
Pinjaman BKD, KSP/USP, BMT, LKM ke end user maks Rp. 5 juta</td>
</tr>
<tr>
<td>Jenis Kredit</td>
<td>KMK Menurun  maksimal 3 tahun</td>
</tr>
<tr>
<td>Suku Bunga</td>
<td>Efektif maksimal 16 % pa.</td>
</tr>
<tr>
<td>Prov &amp; adm</td>
<td>Tidak dipungut</td>
</tr>
<tr>
<td>Legalitas</td>
<td>AD/ART<br />
Memiliki Ijin usaha dari yang berwenang<br />
Pengurus aktif</td>
</tr>
<tr>
<td>Agunan</td>
<td>Pokok         :   Piutang kepada nasabah<br />
Tambahan : Al Seperti tanah/bangunan/Kendaraan (tidak wajib dipenuhi)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><em><strong><br />
</strong></em></p>
<p>Sumber Bank BRI</p>
<div id="fcbk_share"><div class="fcbk_like">
										<div id="fb-root"></div>
										<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#appId=224313110927811&amp;xfbml=1"></script>
										<fb:like href="http://wahanausaha.com/modal-usaha-dari-kredit-usaha-rakyat-kur-bri" send="false" layout="button_count" width="450" show_faces="false" font=""></fb:like>
									</div></div><h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>syarat kur bri 2012</li><li>pinjaman kur bri</li><li>persyaratan pinjaman kur bri 2012</li><li>Pinjaman Modal Usaha BRI</li><li>MODAL KUR BRI</li><li>kredit usaha rakyat bri</li><li>BRI Cabang Lamongan masalah KUR</li><li>kur bri</li><li>persyaratan kur bri 2012</li><li>kredit modal usaha BRI</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wahanausaha.com/modal-usaha-dari-kredit-usaha-rakyat-kur-bri/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Probiotik Pacu Pertumbuhan Ikan Gurami</title>
		<link>http://wahanausaha.com/probiotik-pacu-pertumbuhan-ikan-gurami</link>
		<comments>http://wahanausaha.com/probiotik-pacu-pertumbuhan-ikan-gurami#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2011 01:23:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahanausaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ternak Ikan Gurami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wahanausaha.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[PERCAYA atau tidak, kebutuhan ikan gurami di Yogyakarta mencapai enam ton tiap hari. Sayangnya, dari jumlah itu hanya separonya saja yang bisa disuplai oleh petani gurami dari Kota Pelajar. Selebihnya masih mendatangkan dari Tulungagung dan Blitar. Kondisi tersebut terjadi karena banyak pusat kuliner baru. Tentunya hal itu menjadi prospek bagus bagi para petani ikan gurami.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong></strong>PERCAYA atau tidak, kebutuhan ikan gurami di Yogyakarta mencapai enam ton tiap hari. Sayangnya, dari jumlah itu hanya separonya saja yang bisa disuplai oleh petani gurami dari Kota Pelajar. Selebihnya masih mendatangkan dari Tulungagung dan Blitar.<br />
Kondisi tersebut terjadi karena banyak pusat kuliner baru. Tentunya hal itu menjadi prospek bagus bagi para petani ikan gurami.<br />
’’Saya ambil gurami dari kolam petani dengan harga Rp 20.000-Rp 21.000/kg. Itu disesuaikan dengan standar harga pemasaran di Jakarta. <span id="more-89"></span></p>
<p>Kalau di bawah harga itu kasihan petani, tujuan kita kan sejahtera bersama-sama petani. Pola plasma yang fair saya kembangkan bersama petani,’’ papar Galih Adi W, salah satu pengepul gurami terbesar di Yogyakarta.</p>
<p>Himawas Atasasih, pemilik HMPS di Jl Sutijap 23 Wates, Kulonprogo menambahkan, hasil panen gurami di kolam petani saat ini kualitasnya makin baik. Indikasinya antara lain pertumbuhan ikan cepat sehingga dapat segera panen, ikan seragam, dan tidak bau lumpur atau tanah.</p>
<p>Menurutnya, semua kelebihan gurami produksi Kulonprogo karena petani sudah mulai terbiasa memakai probiotik dicampur pakan. Misalnya, probiotik RajaGrameh, RajaLele, MasterFish, SPF atau Nature yang mudah diperoleh di toko pakan ternak. Dengan campuran probiotik dan pelet membuat metabolisme dan pencernaan ikan sempurna. Sebagian besar, 90% pakan yang masuk ke tubuh akan menjadi daging ikan.</p>
<p>Dia sendiri menceritakan pengalamannya, ada dua probiotik yang bisa dimanfaatkan petani gurami untuk mendongkrak hasil kolamnya. Pertama, probiotik untuk menggemburkan dasar kolam sekaligus memelihara kualitas air seperti Nature atau Super Plankton. Probiotik ini cukup diguyurkan ke air kolam pada pagi hari setiap dua minggu sekali supaya air selalu sehat, tidak blooming dan penuh dengan plankton sebagai pakan alami.</p>
<p>Yang kedua, probiotik untuk memacu pertumbuhan ikan sendiri sekaligus membentengi dari kemungkinan terkena penyakit atau stres. Probiotik itu harus dicampurkan ke pakan, pakan pelet ataupun daun-daunan seperti Nutrisi Simba, RajaGrameh, dan SPF.</p>
<p>Rangsang Nafsu Makan</p>
<p>Pakar gurami dari Jurusan Perikanan UGM Ir Gandung Hardaningsih menguraikan, dari berbagai riset, probiotik memang terbukti bagus untuk pemeliharaan air kolam dan pemacu pertumbuhan ikan.</p>
<p>Karena ada introduksi mikroba positif maka kolam menjadi lebih sehat dan ikan juga lebih kuat terhadap stres dan penyakit. Yang pasti, pertumbuhan ikan bisa sangat pesat karena probiotik juga merangsang nafsu makan.</p>
<p>’’Saya kira probiotik akan menjadi andalan para petani ikan di masa depan karena manfaatnya sangat besar pada pertumbuhan ikan sehingga cukup berarti dengan keuntungan yang didapat,’’ tandasnya.</p>
<p>Probiotik ibarat benteng pertahanan diri, sebaiknya diberikan sejak dini. Begitu bibit mau masuk kolam, tiga hari sebelumnya air kolam harus diguyur probiotik Nature atau SPF lebih dahulu agar kondisi air cepat matang dan tumbuh banyak plankton. Selanjutnya, pemberian probiotik untuk pemeliharaan air cukup dua minggu sekali atau ketika kondisi air menurun kualitasnya.</p>
<p>’’Jadi semacam imunisasi, jika diberikan lebih awal akan lebih bagus efeknya. Jangan menunggu kondisi kolam jelek dan ikan stres atau terserang penyakit. Pemberian secara teratur akan menghasilkan ikan lebih bagus,’’ imbuh Himawan.</p>
<p>Jumadi, petani gurami dari Desa Ceme, Srigading, Sanden, Bantul membenarkan pemberian probiotik sangat membantu pertumbuhan ikan. Saat melihat di kolamnya banyak gurami stres dan mengambang bahkan beberapa mati, dia secepatnya mengguyurkan sebotol probiotik Nature campur segenggam gula pasir ke kolam. Keesokan harinya air kembali hijau jernih dan semua guraminya sehat kembali.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Sumber : suaramerdeka.com</em></p>
<div id="fcbk_share"><div class="fcbk_like">
										<div id="fb-root"></div>
										<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#appId=224313110927811&amp;xfbml=1"></script>
										<fb:like href="http://wahanausaha.com/probiotik-pacu-pertumbuhan-ikan-gurami" send="false" layout="button_count" width="450" show_faces="false" font=""></fb:like>
									</div></div><h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>kandang kelinci</li><li>kandang kambing ideal</li><li>membuat probiotik sendiri</li><li>kambing etawa tulungagung</li><li>kandang kelinci yang baik</li><li>probiotik rajagrameh</li><li>ukuran kandang kelinci</li><li>membuat kandang ayam</li><li>gurami probiotik</li><li>kandang kelinci yang ideal</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wahanausaha.com/probiotik-pacu-pertumbuhan-ikan-gurami/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mempercepat Pertumbuhan Ikan Dengan Probiotik</title>
		<link>http://wahanausaha.com/mempercepat-pertumbuhan-ikan-dengan-probiotik</link>
		<comments>http://wahanausaha.com/mempercepat-pertumbuhan-ikan-dengan-probiotik#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Nov 2011 23:16:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahanausaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ternak Ikan Lele]]></category>
		<category><![CDATA[Berternak lele]]></category>
		<category><![CDATA[le]]></category>
		<category><![CDATA[tips berternak lele]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wahanausaha.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Banyak pengalaman yang dialami oleh para petani budi daya ikan yang salah satunya adalah memanen ikan secara bertahap. Hal tersebut terpaksa dilakukan karena pertumbuhan ikan yang berbeda &#8211; beda meskipun pada saat penebaran benih ikan ukurannya sama. Berbagai upaya telah mereka lakukan untuk mempercepat pertumbuhan ikan dan menyeimbangkan pertumbuhan ikan dengan tetap menekan pengeluaran dalam]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak pengalaman yang dialami oleh para petani budi daya ikan yang salah satunya adalah memanen ikan secara bertahap. Hal tersebut terpaksa dilakukan karena pertumbuhan ikan yang berbeda &#8211; beda meskipun pada saat penebaran benih ikan ukurannya sama. Berbagai upaya telah mereka lakukan untuk mempercepat pertumbuhan ikan dan menyeimbangkan pertumbuhan ikan dengan tetap menekan pengeluaran dalam pembelian pakan. <span id="more-83"></span>Beberapa petani ikan mencoba untuk mengatasi masalah diatas dengan cara memberikan makanan berprotein tinggi dan memberikan pakan dari bahan alami seperti keong, bekicot dan lain-lain. Akan tetapi pemberian makanan alami terkendala dikarenakan tidak praktis. Dewasa ini beberapa petani ikan telah mencoba meningkatkan hasil panen ikan dengan pemberian probiotik, dan merekapun telah merasakan manfaatnya. Pertumbuhan ikan menjadi lebih cepat, ukuran pada saat panen seragam, dan keuntungan menjadi lebih banyak tentunya.</p>
<p><strong>Probiotik</strong> adalah mikroorganisme hidup yang sangat berguna bagi makhluk hidup. Mikroorganisme yang terkandung dalam Probiotik mampu membantu memaksimalkan pencernakan makanan pada tuhuh hewan dan manusia sehingga makanan yang mengandung dalam probiotik akan mampu dicerna dan diserap oleh tubuh dengan baik. Selain itu probiotik mampu meningkatkan system kekebalan tubuh dari serangan penyakit.</p>
<p>Pada budidaya ikan lele, probiotik diberikan sebagai bahan campuran makanan dan ada yang ditaburkan langsung pada kolam pemeliharaan. Untuk Probiotik yang dicampurkan pada pakan, dapat dicampurkan pada pakan buatan pabrik (pelet) dan juga pada pakan alami seperti daun-daunan. Penebaran probiotik pada kolam pemeliharaan akan merangsang tumbuhnya plankton &#8211; plankton dan mikroorganisme lainnya dalam air kolam yang berfungsi sebagai makanan alami ikan. Pemberian probiotik jenis ini akan membantu menggemburkan dasar kolam sekaligus mampu memelihara kualitas air seperti Nature atau Super Plankton. Pemberian probiotik ini cukup diguyurkan atau dicampurkan ke air kolam pada pagi hari dalam jangka waktu dua minggu sekali supaya air selalu sehat, tidak blooming dan penuh dengan plankton sebagai pakan alami.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="fcbk_share"><div class="fcbk_like">
										<div id="fb-root"></div>
										<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#appId=224313110927811&amp;xfbml=1"></script>
										<fb:like href="http://wahanausaha.com/mempercepat-pertumbuhan-ikan-dengan-probiotik" send="false" layout="button_count" width="450" show_faces="false" font=""></fb:like>
									</div></div><h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>desain kandang kelinci</li><li>kandang kambing etawa</li><li>probiotik ikan</li><li>cara mempercepat pertumbuhan ikan lele</li><li>cara mempercepat pertumbuhan lele</li><li>probiotik ikan lele</li><li>Mempercepat Pertumbuhan Ikan Budidaya Dengan Probiotik</li><li>cara mempercepat pertumbuhan kelinci</li><li>Mempercepat pertumbuhan ikan</li><li>ternak ikan lele</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wahanausaha.com/mempercepat-pertumbuhan-ikan-dengan-probiotik/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Usaha Ternak Kelinci</title>
		<link>http://wahanausaha.com/usaha-ternak-kelinci</link>
		<comments>http://wahanausaha.com/usaha-ternak-kelinci#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Nov 2011 13:39:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahanausaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ternak Kelinci]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya Kelinci]]></category>
		<category><![CDATA[Usaha Ternak Kelinci]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wahanausaha.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[Yang harus diperhatikan didalam usaha ternak kelinci adalah mempersiapan lokasi yang sesuai, penyediaan kandang yang memadai, pengadaan bibit dan penyediaan pakan. 1. Penyiapan Sarana dan Perlengkapan Fungsi kandang adalah sebagai tempat untuk berkembang biak. Dalam pembuatan kandang kelinci terdapat hal &#8211; hal yang perlu diperhatikan, antara lain : suhu ideal didalam kandang kurang lebih 21°]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yang harus diperhatikan didalam usaha ternak kelinci adalah mempersiapan lokasi yang sesuai, penyediaan kandang yang memadai, pengadaan bibit dan penyediaan pakan.</p>
<p><strong><em>1. Penyiapan Sarana dan Perlengkapan</em></strong></p>
<p>Fungsi kandang adalah sebagai tempat untuk berkembang biak. Dalam pembuatan kandang kelinci terdapat hal &#8211; hal yang perlu diperhatikan, antara lain : suhu ideal didalam kandang kurang lebih 21° C, Pertukaran atau sirkulasi udara yang lancar, waktu pencahayaan sinar matahari ideal 12 jam dan melindungi ternak dari predator.<span id="more-78"></span></p>
<p><em>a. Menurut fungsinya, kandang kelinci dapat dibedakan menjadi :</em> <em><strong></strong></em></p>
<ol>
<li><em><strong>kandang induk</strong></em>, yang berfungsi untuk menempatkan induk/kelinci dewasa atau induk dan anak &#8211; anaknya.</li>
<li><em><strong>kandang jantan</strong></em>, yang berfungsi untuk menempatkan pejantan dengan ukuran kandang lebih besar.</li>
<li><em><strong>Kandang anak lepas sapih</strong></em>. Agar tidak terjadi perkawinan awal, perlu dilakukan pengelompokan kelinci berdasarkan usia kawin dengan memisahankan antara kelinci jantan dan kelinci betina. Kapasitas kandang dengan ukuran 200x70x70 cm dengan tinggi alas 50 cm cukup untuk memuat 12 ekor kelinci betina/10 ekor kelinci jantan. Sedangkan untuk ukuran kandang anak (kotak beranak) ukuran 50x30x45 cm.</li>
</ol>
<p><em>b.  Menurut bentuknya kandang kelinci dapat dibedakan menjadi:</em></p>
<p>1.Kandang sistem postal, bentuk kandang ini dibuat tanpa adanya halaman pengumbaran, dan ditempatkan dalam ruangan. bentuk kandang ini cocok untuk menempatkan kelinci muda.</p>
<p>2. Kandang sistem ranch, pembuatan kandang ini dilengkapi dengan halaman pengumbaran.</p>
<p>3. Kandang battery, bentuk kandang ini mirip dengan sangkar berderet. Untuk kapasitasnya sendiri adalah satu sangkar hanya bisa ditempati untuk satu ekor kelinci. Penyusunan sangkar &#8211; sangkar tersebut dapat dilakukan  dengan system konstruksi Flatdech Battery, dengan bentuk berjajar, Tier Battery atau bertingkat, dan Pyramidal Battery dengan penyusunan piramid.<br />
Kebutuhan perlengkapan kandang yang harus disediakan adalah tempat pakan dan minum yang tahan pecah dan mudah dibersihkan.</p>
<p><strong><em>2. Pembibitan</em></strong></p>
<p>Dalam pemilihan bibit kelinci, ada dua tujuan utama dalam pemeliharaan kelinci antara lain adalah :</p>
<ul>
<li>Tujuan jenis bulu maka jenis kelinci Angora, kelinci American Chinchilla dan kelinci Rex merupakan bibit ternak yang cocok untuk dikembangkan.</li>
<li> Sedang untuk tujuan kelinci  pedaging maka jenis kelinci Belgian, kelinci Californian, kelinci Flemish Giant, kelinci Havana, kelinci Himalayan dan kelinci New Zealand merupakan ternak yang cocok untuk dipelihara.</li>
</ul>
<p><em> </em></p>
<p><em>1. Pemilihan bibit dan calon induk</em></p>
<p>Bila peternakan dengan tujuan ternak untuk kelinci pedaging, dapat dipilih jenis kelinci yang bobot badan dan tinggi dengan perdagingan yang baik, sedangkan untuk peternakan dengan tujuan bulu, maka Anda harus memilih bibit &#8211; bibit yang memiliki potensi genetik pertumbuhan bulu yang baik. Secara spesifik, untuk keduanya harus mempunyai sifat fertilitas tinggi, tidak mudah nervous, tidak terdapat cacat, mata terlihat bersih dan terawat, warna bulu tidak kusam, memiliki gerakan lincah/aktif bergerak.</p>
<p><em>2. Perawatan Bibit dan calon induk</em></p>
<p>Perawatan bibit sangat menentukan kualitas induk kelinci, oleh karena itu perawatan utama yang harus perhatian adalah pemberian makanan atau pakan yang cukup, pengaturan dan sanitasi kandang yang baik serta mencegah kandang dari gangguan luar.</p>
<p><em>3. Sistem Pengembangbiakan</em></p>
<p>Agar mendapatkan keturunan yang lebih baik serta mempertahankan sifat  spesifiknya, maka pembiakan dapat dibedakan dalam 3 kategori yaitu:</p>
<p>1. In Breeding (pembiakan silang dalam), dengan tujuan untuk mempertahankan dan menonjolkan sifat spesifik masing &#8211; masing jenisnya, misalnya bulu, proporsi daging.<br />
2. Cross Breeding ( pembiakan silang luar), dengan tujuan untuk mendapatkan keturunan lebih baik atau menambah sifat-sifat unggul.<br />
3. Pure Line Breeding ( pembiakan silang antara bibit murai), dengan tujuan untuk mendapat bangsa atau jenis baru dengan harapan dapat memiliki penampilan dengan perpaduan 2 keunggulan bibit.</p>
<p><em>4. Reproduksi dan Perkawinan</em></p>
<p>Pada umumnya kelinci betina dewasa segera dikawinkan setelah mencapai  umur 5 bulan (betina dan jantan). Jika umur kelinci terlalu muda kesehatan akan terganggu dan mortalitas anak tinggi. Jika pejantan yang baru pertama kali melakukan reproduksi, sebaiknya kawinkan dengan kelinci betina yang sudah pernah beranak. Untuk waktu perkawin adalah pagi atau sore hari yang dilakukan di kandang pejantan dan dibiarkan hingga terjadi 2 kali perkawinan, dan setelah itu kelinci pejantan dipisahkan.<br />
<em>5. Proses Kelahiran</em></p>
<p>Setelah proses reproduksi kelinci berhasil dilakukan, maka kelinci betina akan mengalami kebuntingan selama 30-32 hari. Kebuntingan pada kelinci bisa dideteksi dengan cara meraba perut kelinci betina pada hari ke 12 &#8211; 14 setelah perkawinan, jika saat meraba perut kelinci terasa ada bola-bola kecil itu artinya kelinci tersebut mengalami kebuntingan. Pada usia 25 hari, sebaiknya induk  kelinci dipindahkan ke dalam kandang beranak. Hal ini perlu dilakukan agar kelinci dapat menyiapkan penghangat dengan cara merontokkan bulunya pada kotak beranak. proses kelahiran kelinci biasanya terjadi pada malam hari dengan kondisi anak masih lemah, mata masih tertutup dan tidak berbulu. Pada umunya kelinci dapat melahirkan anakan kelinci dengan jumlah anakan yang bervariasi sekitar 6 sampai 10 ekor.</p>
<div id="fcbk_share"><div class="fcbk_like">
										<div id="fb-root"></div>
										<script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#appId=224313110927811&amp;xfbml=1"></script>
										<fb:like href="http://wahanausaha.com/usaha-ternak-kelinci" send="false" layout="button_count" width="450" show_faces="false" font=""></fb:like>
									</div></div><h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>Usaha kelinci</li><li>cara membuat probiotik untuk gurame</li><li>usia lepas sapih kelinci</li><li>ternak kelinci</li><li>probiotik kelinci</li><li>Kandang ideal kelinci</li><li>kelinci californian</li><li>membuat probiotik kelinci</li><li>bentuk dan luas kandang kelinci</li><li>bentuk dan ukuran kandang untuk kelinci pedaging</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wahanausaha.com/usaha-ternak-kelinci/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

